20 Apr 2009

Facebook dan Pemasaran

Di era digital ini, di mana semuanya serba mobile, serba connected to internet, semua aspek kena dampaknya. Seperti halnya dalam pemasaran, mulai berkembang yang namanya digital marketing atau pemasaran dengan media digital seperti internet. Banyak praktisi pemasaran dan bisnis yang mau tidak mau merambah internet dengan segala fasilitas dan media yang ada demi mencicipi berkah rupiah dan dolar yang mengalir dari konsumen pengguna internet. Salah satu media yang saat ini paling sering disebut-sebut adalah Facebook, sebuah situs jejaring sosial dengan pengguna lebih dari 100 juta orang.


Namun, benarkah situs jejaring pertemanan adalah media pemasaran yang efektif?


Jawabannya:Ya dan tidak.


Kenapa "YA"?

Situs jejaring pertemanan menyediakan fitur dan fasilitas yang membuat kita senantiasa terhubung dengan banyak orang. Kita bisa menemukan rekan atau teman yang pernah hilang dari peredaran kita. Kita bisa berbagi foto, berbagi artikel yang menarik dan informatif, berbagi pemikiran, dan berbagi apapun (asal bukan hal yang terlalu personal, pastinya). Termasuk, kita bisa menciptakan topik yang dapat memancing 'friend' di jaringan kita untuk berdiskusi. Arah diskusi bisa membantu kita menemukan apa yang menjadi trend saat ini, atau apakah yang sedang dicari oleh banyak orang. Seperti pernah dijabarkan di artikel yang mengurai tentang definisi pemasaran, menemukan apa keinginan konsumen adalah salah satu dari rangkaian aktivitas pemasaran.


Kenapa "TIDAK"?

Bayangkan kita sebagai konsumen, dan dalam jaringan 'friend' atau 'contact' kita ada satu yang statusnya isinya nawarin produk melulu. Statusnya tidak jauh-jauh dengan kata-kata "Sale...", "New Release...", dsb. Apalagi posting statusnya sampai setiap hari malah setiap jam. Kalau sudah begini, jangankan meningkatkan penjualan dan mengefektifkan pemasaran atau mendapatkan konsumen baru, yang terjadi malah calon konsumen pada lari karena gerah dan risi dengan penawaran yang bertubi-tubi.


Jadi...kalau kita memang mau menjadikan situs jejaring sosial sebagai media pemasaran untuk meningkatkan penjualan atau menambah konsumen, berusahalah seimbang. Berikan pada mereka informasi yang berguna yang berkaitan dengan produk kita. Misalnya, bisnis kita di bidang fashion, beri tips tentang memadupadankan pakaian, memilih asesoris untuk melengkapi penampilan, dsb. Tulis di note dan biarkan mereka membacanya. Tips seperti itu bagi orang yang memang peduli dengan fashion, tentu akan membuat mereka mencari tahu dimana mendapatkan asesoris yang sesuai itu.

Pemasaran adalah mempertemukan masalah dengan solusi, jadi seharusnya berikan solusi yang bernilai lebih bagi konsumen.

1 komentar:

  1. Bener nie Mbak. Tipsnya bagus. Saya sendiri belum pernah mencoba marketing lewat fb karena yang saya pikirkan juga seperti artikel di atas tadi. Tapi setelah membaca paragraph terakhir jadi ada inspirasi buat kedepannya mencoba marketing via media sosial

    BalasHapus

Haii emak, bapak, ibu, adik, abang, neng, uda, uni, akang, teteh, mas, dan mbak, tinggalkan komentar dan jejakmu yaa... saya senang sekali kalau bisa berkunjung ke rumah maya milikmu. Salam BW ^_^

What Is Your Passion?

Quote yang paling menginspirasi: "I am stronger than my excuses".