Sepulang dari kantor, suami mengeluh bibirnya perih karena sariawan.
Sedikit saja bibirnya tersenggol atau digerakkan, rasa perihnya
menyerang. Saya tawarkan untuk membantu mengurangi (syukur-syukur
menghilangkan) rasa sakit dan perihnya dengan menggunakan tehnik SEFT.
Setelah
mengambil posisi nyaman, saya memulai terapi dengan menyampaikan bahwa
segala kesembuhan penyakit hanya dari Allah, saya hanya perantara. Saya
minta suami memberi rating rasa perih antara 1 (tidak sakit/perih)
sampai dengan 10 (sakit/ perih sekali). Suami memberi rating 9 untuk
rasa perihnya.
Setelah men SEFT-ing hingga 4 putaran,
alhamdulillah, secara bertahap rasa perihnya berkurang dari 8,5 lalu 5,
lalu 2, hingga akhirnya 0 atau hilang rasa sakitnya. Sehingga bibirnya
yang tadi tersenggol sedikit terasa sakit, sekarang bisa bebas
digerakkan lagi dan mengunyah makanan.
Subhanallah... bersyukur sekaligus takjub....
Alhamdulillah ikut training SEFT kemarin, ada manfaatnya buat keluarga ...
20 Nov 2013
12 Nov 2013
Kekuatan Berteman Dengan Orang-Orang Positif
Seringnya kumpul dan nongkrong sama ibu-ibu sesama orangtua di SAT, itu selalu menyenangkan. Suka salut dengan semangat mereka, yang walaupun ngga bekerja fulltime atau ngantor, mereka malah bikin kantor sendiri di rumah.
Di balik statusnya sebagai ibu rumah tangga, mereka punya peran-peran lain yang juga istimewa selain tugas utama dan mulia mereka mengurus rumah tangga dan keluarga. Ada yang distributor frozen food, ada yang juragan sprei, ada yang punya bisnis cake decorating, ada yang punya bisnis busana muslim yang sudah punya nama, ada juga yang punya sekolah menggambar.
Belum menghitung yang dosen, guru, pemilik sekolah, dan lain sebagainya. Hemm.... harus segera mengikuti jejak kreativitas mereka nih, tapi dengan caraku sendiri tentunya. (amiiinnn, teriak dalam hati semoga tercapai). Bersyukur berada di tengah mereka, selalu dikelilingi orang-orang dengan aura positif. ^_^
Di balik statusnya sebagai ibu rumah tangga, mereka punya peran-peran lain yang juga istimewa selain tugas utama dan mulia mereka mengurus rumah tangga dan keluarga. Ada yang distributor frozen food, ada yang juragan sprei, ada yang punya bisnis cake decorating, ada yang punya bisnis busana muslim yang sudah punya nama, ada juga yang punya sekolah menggambar.
Belum menghitung yang dosen, guru, pemilik sekolah, dan lain sebagainya. Hemm.... harus segera mengikuti jejak kreativitas mereka nih, tapi dengan caraku sendiri tentunya. (amiiinnn, teriak dalam hati semoga tercapai). Bersyukur berada di tengah mereka, selalu dikelilingi orang-orang dengan aura positif. ^_^
Bulan Penuh Siraman Ilmu
Dalam satu bulan ini,
alhamdulillah dimampukan untuk mengikuti beberapa forum untuk menambah ilmu,
terutama dalam hal pengembangan diri.
Tanggal 27 Oktober 2013 lalu,
mengikuti School of Co Parenting (SCOPE) yang diadakan Sekolah Alam Tangerang
(SAT). SCOPE ini diwajibkan oleh SAT untuk orangtua siswa kelas 1 SD.
Berhubung, Zhafi si sulung kelas 1, ya ‘terpaksa’ datang. Tapi keterpaksaan ini
in syaa Allah ngga sia-sia. Malah bersyukur banget bisa dateng, karena bisa
menambah wawasan dalam memahami anak, sehingga kita bisa lebih berhati-hati
ketika mengasuh dan mendidik anak. SCOPE ini dibawakan oleh seorang konsultan
pendidikan Pak Adriano Rusfi (Pak Aad). Tentang event ini, akan saya ceritakan
dalam postingan tersendiri.
Tanggal 2-3 November 2013, dimudahkan
dan dimampukan mengikuti Training SEFT. Ini training paling keren yang pernah saya
ikuti. Training ini, walau bagi banyak orang (termasuk saya sendiri waktu belum
ikut) terasa mahal biayanya, tapiiii... dibandingin dengan manfaat yang didapet
alhamdulillah, itu biaya amat sangat tergantikan, alias ngga merasa rugi karena
ilmunya yang praktis dan berguna sangat. Karena ilmu yang didapet disini, bisa
dimanfaatkan untuk kesehatan dan penyembuhan, buat kebahagiaan pribadi dan
keluarga, buat kesuksesan karir atau bisnis, dan buat kehidupan yang lebih
bermanfaat. Dan saya pun udah merasakan manfaatnya dalam hal penyembuhan
beberapa penyakit, dan kebahagiaan pribadi dan keluarga, walau baru 1 minggu
yang lalu ikut training. Dan senengnya lagi, satu kali bayar training itu, bisa
ikut lagi alias mengulang lagi gratis selama 3 tahun. Kenapa seneng disuruh
ngulang? Ya pertama, karena yang namanya ikut training atau belajar itu, kalau
baru 1 kali ikut, paling hanya 10 % -15% yang nyangkut. Ketika mengulang,
persentasi materi yang nyangkut di otak dan hati bisa bertambah jadi 20%
persen. Dan mengulang lagi, berarti nambah lagi yang nyantol, sampee in sya
Allah ngelotok. Kedua, ya karena tidak perlu bayar lagi untuk mengulang. Nanti
akan saya posting kesan dan beberapa catatan saya waktu mengikuti training ini.
Tanggal 5 November, waktu datang
ke pameran buku di Senayan, secara kebetulan bisa ikut mendengarkan Ust. Felix
Siauw berbicara tentang How To Master The
Habit. Ini bukan ilmu baru sebenarnya, tapi bermanfaat untuk mengingatkan
kembali tentang membentuk kebiasaan baik. Dan lagi, ketika disampaikan oleh
beliau, terasa beda dan tetep saja manggut-manggut tanda excited. And that forum was free, alhamdulillah.
Tanggal 9 November,
alhamdulillahh lagi... bisa dapet ilmu dari Abah Ikhsan Baihaqi, di forum
Program Disiplin Anak (PDA). Program ini
berupa training 1 hari untuk orang tua atau pendidik dalam hal
mendisiplinkan anak tanpa emosi. Ini juga forum ilmu yang keren sangat. Pertama
ilmunya praktis dan berguna, terutama bagi anak yang tantrum, rewel, lelet di
pagi hari, males bangun pagi, tukang jajan, dan sebagainya. Ini juga punya
sistem yang sama dengan training SEFT. Bisa mengulang tanpa bayar lagi, dengan
menunjukkan sertifikat.
Saya bukan penggila training motivasi
atau training pengembangan diri. Pertama, karena namanya juga training,
biayanya pasti lumayan besar. Paling tidak minimal 100 ribu sampai jutaan.
Kalau masih 100 ribuan mungkin masih mampu, tapi juga ngga tiap minggu kali
yah. Namanya emak-emak, mikir juga kalau tiap minggu keluar 100 ribu buat
training, nanti kapan makan daging? Hehe. Kalau bukan karena ‘dipaksa’ atau
‘diceburin’, mungkin saya pikir 1000 kali untuk ikut training. Kedua, dari segi
waktu, lumayan ya.... kalo ngga ikut training bisa jalan-jalan sama anak-anak,
atau melsayakukan hobi.Tapi alhamdulllah, kemarin ‘dipaksa’, alhamdulillah
kemarin ‘diceburin’, rezeki tetap saja ada, waktu bisa diatur, mungkin karena
niatnya menuntut ilmu karena memang merasa butuh dan pingin memperbaiki diri, untuk
lebih banyak menebar manfaat, paling tidak buat keluarga dan orang-orang
sekitar.
Lucunya, ketika mengikuti
training itu dalam 3 minggu berturut-turut, antara 1 trainer dengan trainer
lain kadang memberikan kutipan atau pesan yang saling berkaitan.
In sya Allah yah...mudah-mudahan dengan diberikannya
kesempatan menimba ilmu di berbagai forum ini, mudah-mudahan dari investasi
waktu dan biaya ini, bisa mempertebal kemampuan diri ketika berhadapan dengan tantangan
hidup dalam pribadi, keluarga dan masyarakat.
11 Nov 2013
SEFTing Asisten Rumah Tangga yang Seminggu Ngga Bisa Kerja
Setelah mengikuti Training SEFT, keesokan harinya saya tampaknya
harus langsung praktek. Berkunjung ke rumah ibu, melihat beliau sibuk
dengan pekerjaan dapur membuat saya bertanya ada apa dengan pembantu,
kok tidak kelihatan. Ternyata sedang diserang nyeri yang hebat di bagian
perutnya. Dan nyeri itu sudah berlangsung selama 3 hari.
Singkat cerita, pagi itu saya bantu dengan SEFTing 3 putaran, rasa sakitnya berkurang dari 9 menjadi 5. Lalu saya tinggalkan dulu. beberapa jam kemudian saya bantu lagi dengan SEFTing 2 putaran, alhamdulillah rasa sakitnya berkurang hingga 1. Hanya masih tersisa rasa lemas. Sore harinya,dia sudah bisa keluar dari kamarnya dan sedang duduk-duduk di depan setelah membersihkan halamanman. Saya tanyakan ke Teh Eneng (namanya), bagaiman sakitnya, apa masih terasa. Alhamdulillah, dia sampaikan kalau sakitnya sudah tidak terasa lagi.
Sampai beberapa hari berikutnya, saya masih sering menananyakan kabar Teh Eneng melalui ibu. Menurut Ibu, kondisinya sudah biasa dan normal kembali, dan bisa bekerja seperti biasa.
Hmm... antara bersyukur, lagi-lagi aku diberi kesempatan membantu orang lain meringankan dan alhamdulillah menyembuhkan orang lain karena Allah...
Tapi juga ada perasaan takjub. Bismillahh... Bismillahh... semoga melalui ilmu SEFT ini bisa jadi salah satu jalanku untuk bermanfaat buat orang lain...
Aamiin...
Singkat cerita, pagi itu saya bantu dengan SEFTing 3 putaran, rasa sakitnya berkurang dari 9 menjadi 5. Lalu saya tinggalkan dulu. beberapa jam kemudian saya bantu lagi dengan SEFTing 2 putaran, alhamdulillah rasa sakitnya berkurang hingga 1. Hanya masih tersisa rasa lemas. Sore harinya,dia sudah bisa keluar dari kamarnya dan sedang duduk-duduk di depan setelah membersihkan halamanman. Saya tanyakan ke Teh Eneng (namanya), bagaiman sakitnya, apa masih terasa. Alhamdulillah, dia sampaikan kalau sakitnya sudah tidak terasa lagi.
Sampai beberapa hari berikutnya, saya masih sering menananyakan kabar Teh Eneng melalui ibu. Menurut Ibu, kondisinya sudah biasa dan normal kembali, dan bisa bekerja seperti biasa.
Hmm... antara bersyukur, lagi-lagi aku diberi kesempatan membantu orang lain meringankan dan alhamdulillah menyembuhkan orang lain karena Allah...
Tapi juga ada perasaan takjub. Bismillahh... Bismillahh... semoga melalui ilmu SEFT ini bisa jadi salah satu jalanku untuk bermanfaat buat orang lain...
Aamiin...
Resensi Buku: Ayah Edy Punya Cerita
Cerita-Cerita di Balik Perilaku
‘Ajaib’ Anak
Judul Buku : Ayah Edy Punya CeritaPenulis : Ayah Edy
Penerbit : Nourabooks
Harga : Rp 47.000
Tebal : 290 halaman
Ayah Edy dikenal sebagai konsultan di bidang parenting
atau pembinaan keluarga dan pengasuhan anak. Mengusung visi Indonesia Kuat dari
Rumah (Indonesia Strong From Home), Ayah Edy ingin menciptakan generasi penerus
bangsa indonesia yang tangguh dan kuat. Untuk mencapai misinya, Ayah Edy banyak
menyebarkan pemikiran dan pengetahuannya tentang bagaimana membina keluarga
yang sehat, dan bagaimana menjadi orangtua yang bisa membantu anak
mengembangkan seluruh potensinya, dengan menjadi pembicara di seminar, radio,
televisi, maupun menulis buku.
Salah satu buku yang baru terbit adalah, Ayah Edy Punya Cerita. Buku ini berisi
kumpulan cerita tentang dunia pendidikan anak dan pengasuhan keluarga di
Indonesia dan di beberapa tempat di dunia. Terbagi dalam 2 bagian, yaitu bagian
“Pengasuhan” adalah cerita seputar pengasuhan di rumah atau keluarga, dan
bagian “Pendidikan”, yang banyak menceritakan tentang dunia pendidikan yang
diselenggarakan di institusi bernama sekolah.
Dalam bagian tentang pengasuhan, Ayah Edy memaparkan
beberapa cerita dan kasus tentang anak-anak yang bermasalah karena pengasuhan orangtua
yang kurang tepat. Dalam salah satu
ceritanya yang berjudul “Kisah Cynthia”, diceritakan seorang anak yang hingga
usia 3 tahun tidak bisa bicara dan tidak berminat melakukan apapun, kecuali
hanya bermain air sabun sendirian. Ternyata, permasalahannya terletak pada
pengasuhan orangtua yang terlalu protektif, hingga kemudian Cynthia merasa
malas melakukan apapun karena selalu diawasi dan dilarang orangtuanya. Dalam
cerita lainnya, Ayah Edy ingin menyampaikan pesan, bahwa setiap anak yang dianggap
keras kepala sebetulnya memiliki karakter bawaan yang baik untuk menjadi orang
yang teguh pendirian. Tapi orangtua seringkali memaknai dengan cara negatif. Sehingga
ketika terjadi konflik antara anak tersebut dengan orangtuanya, sering terjadi
kekerasan secara verbal atau fisik, seperti orangtua ‘terpaksa’ meneriaki,
memukul, atau bahkan mencubit si anak.
Di bagian tentang Pendidikan, Ayah Edy menggambarkan penyelenggaraan
pendidikan di sekolah-sekolah di Indonesia pada umumnya. Ayah Edy menyoroti
sekolah yang masih saja mengutamakan pentingnya nilai akademis dan menilai
kecerdasan hanya dari satu atau dua aspek saja, yaitu kemampuan berbahasa dan
matematika. Akibatnya, banyak anak dengan mudah dicap bodoh atau tidak cerdas.
Padahal dalam dunia pendidikan yang semakin berkembang, ditemukan bahwa
kecerdasan itu luas dan beragam. Kemampuan berbahasa dan berhitung atau logika hanyalah
2 di antara 8 kecerdasan yang ada. Yaitu, kecerdasan interpersonal,
intrapersonal, natural, visual spasial, musikal, dan kinestetis. Namun, selain
memaparkan ‘kritik tentang sistem pendidikan sekolah’ yang berlaku umum di
Indonesia, digambarkan pula beberapa sekolah yang mulai menerapkan semangat
untuk benar-benar melihat anak sebagai individu yang selalu unik, dengan kecerdasan
yang berbeda-beda.
Beberapa cerita merupakan analogi untuk
menggambarkan dunia pendidikan kita. Seperti dalam cerita berjudul “Sistem
Pendidikan Ala Teko dan Cangkir”. Tulisan ini menyoroti praktek pendidikan di
negara ini yang tidak mendukung berkembangnya kreativitas. Proses belajar hanya
diartikan sebagai proses untuk menerima pengetahuan dari guru. Apa yang menjadi
pemikiran guru, itu pulalah yang diikuti mentah-mentah oleh peserta didiknya. Padahal,
untuk belajar secara efektif, diperlukan keterampilan berpikir kreatif, lalu
kemampuan berpikr logis, dan terakhir kemampuan menyimpan informasi.
Ayah Edy juga menceritakan beberapa kisah inspiratif
dari beberapa tokoh besar dan penemu di dunia. Dalam cerita tentang Thomas Alva
Edison dan Albert Einstein, Ayah Edy menceritakan tokoh yang berperan
dibelakang nama-nama besar tersebut, yang ternyata ada dukungan dari orangta
yang percaya dengan potensi mereka. Walau sebelumnya harus berhadapan dengan
institusi sekolah yang terlanjur melabeli mereka dengan kata bodoh atau gagal.
Memahami dan Mengembangkan Potensi Anak
Buku ini bisa menjadi pembuka wawasan bagi orangtua dan
pendidik tentang bagaimana memandang anak dan bersikap terhadap anak dengan
semua keunikannya, agar tidak mudah terjebak untuk melabeli anak dengan label
negatif. Buku ini membantu meluruskan pandangan tentang anak, bahwa pada
hakikatnya semua anak itu memiliki potensi untuk sukses mencapai prestasi
puncak, namun dalam kenyataanya, perjalanan untuk ke sana terhambat oleh
lingkungan keluarga dan sekolah yang justru tidak mendukung pengembangan potensi
anak, malah merusaknya. Tugas orangtua dan pendidik saat ini adalah kembali
menyadari fitrah anak dan memperbaiki cara mengasuh dan mendidik anak, dan
bercermin kesalahan-kesalahan pengasuhan dan pendidikan yang beberapa contoh
kisahnya ada di buku ini.
Sebagai buku yang dimaksudkan untuk berbagi pengetahuan, akan menjadi lebih lengkap jika penulis bersedia menuliskan
referensi buku-buku yang menjadi nukilan dan inspirasi cerita di buku ini,
seperti referensi untuk cerita tentang penemu Albert Einstein dan Thomas Alva
Edison. Penulisan sumber referensi diperlukan agar pembaca yang ingin
mengetahui lebih jauh tentang tokoh yang diceritakan bisa dengan mudah mencari
sumbernya. Akan sangat menarik dan berisi, jika menceritakan kisah kesuksesan
tokoh kepada orang lain atau kepada anak jika mengetahui versi lengkapnya.
Misalnya, ketika menceritakan tentang Bill Gates yang memutuskan untuk keluar
dari Harvard University untuk menekuni hobi mengutak atik software, yang
menjadi cikal bakal kesuksesannya dengan Microsoft.
Tetapi kehadiran buku ini menjadi pendorong bagi
orangtua dan pendidik anak untuk kembali merenungi makna dari kehadiran seorang
anak dan tujuan dari pendidikan, melalui penyampaian yang ringan dan menghibur,
karena disampaikan dalam bentuk cerita-cerita yang inspiratif. (rie)
10 Nov 2013
Ikut Training SEFT untuk Penyembuhan dan Pengembangan Diri
Beberapa
waktu lalu, tepatnya tanggal 2 dan 3 November, saya mengikuti Training
SEFT. Sebuah training yang mengajarkan teknik / metode penyembuhan
penyakit. SEFT sendiri singkatan dari Spiritual Emotional Freedom
Technique. Melalui training ini, diperkenalkan awal mula SEFT muncul,
lalu bagaimana menyembuhkan penyakit baik fisik maupun emosi dengan
menggunakan metode SEFT. Bahkan di hari kedua, diajarkan juga tentang
menerapkan SEFT untuk membantu mengatasi masalah dalam keluarga (SEFT
for Happy Family).
Penyembuhan
dengan SEFT, adalah penyembuhan dengan cara mengetuk titik-titik utama
meridian. Titik meridiran adalah titik-titik yang juga dikenal dalam
penyembuhan akupunktur. Perbedaannya, jika akupunktur menggunakan jarum
untuk merangsang titik meridian, dalam SEFT digunakan sentuhan atau
ketukan ringan dengan tangan.
SEFT
adalah tehnik penyembuhan yang dikembangkan oleh Ahmad Faiz Zainuddin,
dengan menggabungkan 15 macam tehnik terapi, yaitu: Cognitive Therapy
(NLP), Behavioral Therapy, Logotherapy, Psychoanalisa, EMDR, Self
Hypnosis, Sugesti & Affirmation, Visualization, Gestalt Therapy,
Meditation, Sedona Method, Provocative Therapy, Energy Therapy (EFT),
Powerful Prayer, dan Loving Kindness.
Ahmad
Faiz Zainuddin sebagai pendiri SEFT, mempelajari berbagai tehnik
tersebut dari para penemunya, salah satunya kepada Gary Craig (penemu
tehnik EFT). Lalu beliau mengombinasikan tehnik tersebut dengan kekuatan
doa, sehingga akan lebih mudah dan efektif bagi kita.
Penyembuhan baik untuk penyakit fisik dan masalah emosi sudah banyak yang berhasil dengan menggunakan metode SEFT ini.
6 Nov 2013
Relieved.... Finally Found The Passion
Sangatlah menyiksa hidup tanpa tahu apa yang menjadi tujuan hidup
Sangat menyiksa, hidup tanpa tahu apa yang menjadi panggilan jiwa
Sangatlah menyiksa hidup tanpa tahu apa yang harus dilakukan
Mudah terbawa arus kesana dan kemari
Beberapa orang tidak mudah menemukan jalan hidupnya, tapi petunjuk selalu ada walau tak selalu hirau akannya.
Namun ketika akhirnya benar-benar memperhatikan petunjuk itu, mendengarkan suara-suara yang selama ini terlalu kecil untuk didengar, dan mengumpulkan segenap keberanian,
Ketika itulah akhirnya menemukan passion, menemukan tujuan hidup,
Hidup menjadi lebih berwarna, lebih bergairah untuk dijalani.
Tahu bahwa bukan materi yang dicari, tapi bekal untuk hidup di akhirat nanti
Carilah akhirat, dan dunia pun akan kau reguk nikmatnya
Cintailah Dia, Jadilah berkah bagi sesama, dan perbaiki diri terus menerus, dan Dia akan membukakan jalan bagimu, menenangkan hatimu, dan memperkaya jiwa dan batinmu.
Niatkan untuk melakukan yang terbaik, dan hasilnya pun akan mengikuti...
Bismillah....
Ini panggilan jiwaku, dan kali ini, aku tidak akan menjauh dari itu.
Inilah tujuan hidupku, dan aku akan berpegangan padaNya selalu
Sangat menyiksa, hidup tanpa tahu apa yang menjadi panggilan jiwa
Sangatlah menyiksa hidup tanpa tahu apa yang harus dilakukan
Mudah terbawa arus kesana dan kemari
Beberapa orang tidak mudah menemukan jalan hidupnya, tapi petunjuk selalu ada walau tak selalu hirau akannya.
Namun ketika akhirnya benar-benar memperhatikan petunjuk itu, mendengarkan suara-suara yang selama ini terlalu kecil untuk didengar, dan mengumpulkan segenap keberanian,
Ketika itulah akhirnya menemukan passion, menemukan tujuan hidup,
Hidup menjadi lebih berwarna, lebih bergairah untuk dijalani.
Tahu bahwa bukan materi yang dicari, tapi bekal untuk hidup di akhirat nanti
Carilah akhirat, dan dunia pun akan kau reguk nikmatnya
Cintailah Dia, Jadilah berkah bagi sesama, dan perbaiki diri terus menerus, dan Dia akan membukakan jalan bagimu, menenangkan hatimu, dan memperkaya jiwa dan batinmu.
Niatkan untuk melakukan yang terbaik, dan hasilnya pun akan mengikuti...
Bismillah....
Ini panggilan jiwaku, dan kali ini, aku tidak akan menjauh dari itu.
Inilah tujuan hidupku, dan aku akan berpegangan padaNya selalu
5 Nov 2013
Tentang Kebiasaan (Habits)
Rezeki itu bisa apa saja. Hari ini, rezeki itu berwujud
kesehatan jasmani-rohani, dan... ilmu. Ilmu tentang kebiasaan atau habit.
Beruntung sekali hari ini. Ibu, Ayah, Mas Zhafi, dan Hanan
ke Pameran Buku di Istora Senayan, maksud hati pingin berburu buku dengan harga
diskon. Alhamdulillah, dapat beberapa buku yang bagus. Ibu bercita-cita ingin
mengkoleksi buku-buku novel karya penulis-penulis yang inspiratif. Seperti
Anwar Fuadi, Andrea Hirata, dan beberapa penulis lainnya. Lumayan
juga, tadi bisa mulai nyicil mengkoleksi karangan Andrea Hirata, Sang Pemimpi. Ingin
kembali menikmati hidup dan belajar dari buku dan sastra.
Di panggung utama, sedang ada acara preview buku terbaru
Ust. Felix Siauw. Judul bukunya, How to Master Your Habit. Beliau ini,
memaparkan tentang bagaimana hanya dengan membentuk kebiasaan, kita bisa
menjadi ahli. Sebenarnya bukan hal baru, tapi dia memberi banyak contoh-contoh
yang menarik untuk menekankan pada beberapa fakta tentang kebiasaan (habit).
Membentuk kebiasaan atau habit tidak membutuhkan akal
Contoh:
a. Seorang anak bahkan usia 2 tahun, yang lahir di
Arab, sejak kecil pintar bahasa Arab, karena terbiasa dari lingkungannya
b. Seorang monyet bisa mendapat ban hitam untuk
olahraga bela diri, karena dilatih setiap hari selama 3 tahun.
Seorang ahli terlahir karena dia disiplin membiasakan diri untuk berlatih. Keahlian itu terbentuk jika sudah melewati periode latihan efektif selama 10000 jam.
Contoh:
Michael
Jordan melakukan free throw dengan akurasi yang tinggi
Dan prinsip-prinsip tentang kebiasaan inilah yang diterapkan
dalam berbagai aspek kehidupan.
- Parenting (pengasuhan)
- Menguasai bidang olahraga tertentu
- Membentuk pola pikir dan cara pandang, misalnya husnudzon dan suudzon
- Pendidikan
- Advertising, dsb
No matter what yo DO, it's important what you DID.
Kira-kira itu intisarinya. Maklum hanya mengandalkan ingatan, jadi hanya 15% persen yang diingat. :). Pemaparan contoh tentang tadi menarik, banyak menggunakan media gambar dan video, jadi bagi saya... preview buku tadi cukup mengesankan. Dan menjadi tambahan bekal, terutama buat pengasuhan anak-anak.
Kira-kira itu intisarinya. Maklum hanya mengandalkan ingatan, jadi hanya 15% persen yang diingat. :). Pemaparan contoh tentang tadi menarik, banyak menggunakan media gambar dan video, jadi bagi saya... preview buku tadi cukup mengesankan. Dan menjadi tambahan bekal, terutama buat pengasuhan anak-anak.
23 Okt 2013
Cara Mengajarkan Anak Berenang Dengan Aman
Cara Mengajarkan anak Berenang
dengan Aman
Mengajarkan anak berenang sejak
dini sangatlah baik untuk meningkatkan keterampilannya dalam semua aspek
perkembangan. Dengan mengajari anak berenang, anak memiliki kemampuan motorik
dan kinestetik yang baik, meningkatkan rasa percaya dirinya, juga membantu
memelihara kesehatan tubuhnya.
Beberapa sumber menyarankan untuk
mengajak dan mulai mengajarkan anak berenang sejak usia 4 bulan. Pada usia
tersebut, anak masih memiliki refleks aquatik, yaitu refleks untuk menarik
napas panjang sebelum masuk ke dalam air. Refleks ini diperlukan ketika menyelam.
Namun, seiring dengan perkembangan otak, refleks tersebut dapat menghilang jika
tidak dikembangkan dengan mengajari anak berenang. Karena, itu ayahbunda
sangatlah ideal mengajarkan anak berenang di usia pertumbuhan. Karena berenang
merupakan salah satu life skill yang suatu saat bisa sangat dibutuhkan oleh
anak-anak kita.
Berikut ini ada beberapa tips
mengajari anak berenang, sebelum memulai latihan:
- Pastikan ayah atau bunda yang mengajarkan anak berenang dalam kondisi mood yang baik, agar ketika mengajari anak bisa tetap sabar. Karena kemungkinan besar anak akan merasa takut dan waswas untuk dilepas di air. Usahakan untuk membuat anak merasa nyaman dan rileks\
- Secara bertahap, jika ini pengalaman pertama anak, temani anak bermain-main air di pinggir kolam. Perlahan-lahan ajak anak untuk berjalan ke tengah kolam.
- Setelah anak merasa lebih nyaman dan percaya diri berada di dalam air, minta anak untuk menelungkupkan badan dan merentangkan tangannya seperti pesawat, dan ayah atau bunda memegang bagian perut anak. Lalu coba untuk memegangi anak dari bagian bawah ketiaknya.Anda memegangi dari bawah. Yakinkan bahwa dia pasti bisa. Dan dorong dia untuk melentingkan punggung ke arah atas. Pelan-pelan, lepas tangan Anda darinya, sambil tetap berada di dekatnya untuk menjaga ketika dia panik.
- Sekarang ajak anak untuk meluncur. Untuk tahap awal, Anda bisa memegang tangannya, lalu perlahan-lahan melepasnya.
Yang terpenting ketika
mengajarkan anak berenang adalah memberinya motivasi dan keyakinan bahwa dia pasti
bisa.. Selamat berenang
20 Okt 2013
Manfaat Kulit Manggis Untuk Pengobatan
Manfaat Kulit Manggis


Akhir-akhir
ini semakin banyak orang yang kembali mempercayakan pengobatan dengan cara yang sehat alami, misalnya dengan herbal. Salah satunya dengan memanfaatkan kulit manggis. Karena banyak
orang semakin menyadari efek samping dari pemakaian obat-obatan yang mengandung
bahan kimia yang merusak tubuh.
Kulit
manggis adalah salah satu bahan alami yang paling sering dicari saat ini. Tidak
heran, karena banyak penelitian ilmiah yang menyebutkan manfaat kulit manggis
yang memiliki zat aktif yang sangat bermanfaat untuk mengobati berbagai
macam penyakit, termasuk penyakit
degeneratif seperti, kanker, hipertensi, jantung dan diabetes.
Manfaat
kulit manggis lainnya yaitu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Hal
ini dikarenakan adanya kandungan trio mangosteen yaitu : Alfamangostin, gammamangostin, dan garsinon-E (trio mangostin). Kandungan
ini membantu meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh.
Kandungan
lain dalam kulit manggis yang membuatnya ampuh mengatasi berbagai macam
penyakit adalah karena adanya senyawa xanthone
yang merupakan antioksidan tingkat tinggi. Dengan kandungan antioksidan yang
66,7 x wortel dan 8,3 x jeruk, kulit manggis akan menetralisir radikal bebas dalam tubuh dengan
lebih efektif. Radikal bebas menyebabkan perusakan sel-sel tubuh, sementara
sumber nya semakin banyak kita temui dalam makanan, udara yang terpolusi, dan
sebagainya. Dengan begitu, antioksidan dalam kulit manggis sangat membantu
dalam menjaga kesehatan tubuh.
Ada banyak cara untuk hidup sehat, dan pengobatan dengan menggunakan manfaat kulit manggis adalah salah satunya. Mau coba?
Langganan:
Komentar (Atom)
What Is Your Passion?
Quote yang paling menginspirasi: "I am stronger than my excuses".



